si gadis bonsai

May 1st, 2006 by lapitayu

Gila-gilaan belakangan ini bener-bener gatau mu nulis apaan untuk dibagi ke dunia saiber (apaan si cyber ditulis saiber ko jadinya goreng) blanky spanky wanky banget rasanya otak.

Tapi yaudahlah anyway, sang pemilik blog: si gadis sentimentil ini akhir2 ini agak sedikit tersentil dengan banyak hal. Ga tau yah, tapi banyak hal itu sebenernya bukan banyak hal tentang banyak hal, tapi banyak hal tentang saya (ih apaan sii so bikin bingung misterius).

Jade begene: waktu itu iseng cari lagu sontrek film favorit sepanjang masa: The Royal Tennenbaum. Judulnya “These Days” yang nyanyi Nico (sepertinya tidak ada hubungannya dengan Nico yang pacarnya Lily ataupun mantannya Tanti lho, karena yang ini Nico-nya biduanita bule yang jadi hit di taun 70an: hehehe peace buat NicNic dan LilLil)

Richie_tennenbaum
Di film ituh, lagunya disetel waktu Richie Tennenbaum pertama kali ngeliat Margot Tennenbaum setelah berapa lama gaktemu, adegannya slow motion gitu di erport, keren bgt settingnya dan positioning figurannya juga, semuanya top abis. (film itu wajib tonton lhooooooo)

Jadi aja ngiler kan pengen punya (yah, biar gini saya masih manusia, selalu pengen punya yang belom punya. Tapi untung gaberlebihan, soalnya saya gapernah tuh kepengen punya pos satpam motif leopard ungu-ijo metalik ato hal-hal tidak masuk akal lainnya seperti bayi kuda nil, tapi kalo bayi mammoth mah udah punya). Berkat Bearshare saktimandraguna saya pun berhasil mendapatkan lagunya, wehehehehehehe. Senaaang.

Ternyata setelah diulik (hiiiiii, diulik, emangnya biotek) ternyata liriknya cukup membuat saya bengong (wey bukan karena gangertee, tapi karena tertohok)

I’ve been out walking; I don’t do too much talking these days
These days. These days I seem to think a lot about the things that I forgot to do.

And all the times I had, the chances too

I stop my rambling; I don’t do too much gambling these days.
These days. These days I seem to think about all the changes that come about my way

And I wonder if I’d see another highway

I had an offer; I don’t think I risk another these days
These days. These days, and if I seem to be afraid to live the life that I’ve had made it sour

It’s just that I’ve been losing so long

I stop my dreaming; I won’t do too much skimming these days
These days. These days I sit in the corner stone and count the time and start return to ten

Please do not confront me with my failure,
I had not forgotten that

Hiiii menohok sekali, oh tidak! Begitu amat dalamnya membekas di hati seputih pualam inii. So, I start my thinking:

Bonsai4 Entah kenapa tau-tau saya tersadar bahwa selama ini banyak bagian dari diri saya yang hilang. Yang tidak bisa saya petakan satu per satu seperti seharusnya. Saya merasa saya tidak mengikuti kaidah perkembangan kepribadian yang normal. Terhambat. Saya merasa bahwa saya adalah seorang bonsai. Apa yang terjadi dengan saya? Jangan-jangan saya jarang bersyukur. Apa yang terlupakan?

Akhirnya saya sadar, bahwa tidak ada yang akan mencatat apapun yang saya lupakan. Seprofesional2nya asisten pribadi, scanggih2nya PDA, ternyata ga ada yang bisa mentrack-back and merecord semua yang saya alami. (Pura-puranya pernah punya asisten profesional lulusan Oxford, dan PDA super canggih dari masa depan, hehehehe).

Semuanya harus saya lakukan sendiri, afterall, pada dasarnya saya sendirian. Bener siah kata si Sawung. Sial!

Gatau juga ih gimana ngatasin perasaan aneh bin kurang hiburan begini. Goreng banget dasar ABG krisis eksistensi.

Apalagi barusan abis nonton Fight Club (E buset, hare gene baro nonton Fight Club, kasian iiiiih).

Sepertinya selama ini ada Laras Ajeng Pitayu lain yang memegang kendali akan keputusan dan kelakuan saya secara keseluruhan. Masalahnya, alter ego itu bentuknya ya saya sendiri, bukan orang lain. Ga mungkin juga sih, soalnya saya gangerasa sakit mental sebenernya (walopun beberapa teman saya kadang merasa saya begitu. Ah! mungkin mereka saja yang gila)

Tapi kalo eksistensi alter ego yang tadi karena keberadaan orang lain, itu mungkin saja, hehehe. (manuver menyalahkan orang lain segera dilaksanakan)

Well, baiklah saya kasih tau saja wahai ORANG LAIN. Bahwa, ya, saya telah berjanji pada diri saya sendiri untuk tidak lagi kehilangan identitas begini, supaya ada waktu juga untuk kamu perjuangkan diri kamu sendiri dan lantas diri orang-orang lain yang setengah mati ingin kamu perjuangkan juga.

Mati aku karena jatuh cinta padamu, ORANG  LAIN! Gila-gilaaaaan!

Mengetahui kekurangan bukan berarti merendahkanmu,
Namun secara sadar kumanfaatkan, untuk lebih jujur dalam mencintaimu.

(Filsafat Ilmu)

one of those inspiring thing

March 25th, 2006 by lapitayu

meet michiel.

Michiel2

anak-anak harusnya jadi manusia paling sehat.

walopun cuma ada 48 penderita di dunia ini, kesembuhannya tetep harus diperjuangkan.

kalo pengen tau kesini aja.

lagi-lagi aku (sedang) jatuh cinta (lagi) !!!!!

March 24th, 2006 by lapitayu

Ketika
kemudian mencintaimu menjadi keseharianku,

Maka
ijinkan aku untuk sesekali menyelam kembali ke ruang-ruang jantungku
yang berdentingan.

 

Meremaja,

Diantara
kiasan dan hiasan antara persepsi masing-masing kita akan
kebahagiaan.

 

Sembari
sendirian mengingat bagaimana rambutmu engkau pilin

Bagaimana
rokok kau kepul-kepulkan dengan mata-mata yang menantang,
mengangkangi dunia.

 

Ya,
biarkan aku sendirian tanpa argumen atau bayangan.

Mengenal
sisi-sisi yang berjatuhan, yang ditinggal tanpa terpungut oleh
ketakbersahajaan.

 

Untuk
engkau tahu, aku akan tetap pulang untuk makan malam. Selalu.

 

 

Lapitayu

Bandung, 22 Maret 2006


And i love you for all reason, not just sentimental.

lima hal aneh tentang saya

February 16th, 2006 by lapitayu

Lima hal aneh tentang saya adalah postingan yang khusus dibuat untuk meneruskan blog dari brontosaurus ini

Jadi, seperti laiknya manusia yang mampu berkata, berkarya serta berkarsa, saya pun memiliki hal-hal aneh yang bisa jadi tidak dimiliki gadis manis mana pun di dunia ini. Terutama jenis gadis  yang mempunyai spesifikasi sebagai berikut : mempunyai ayah yang berprofesi alternatif sebagai pemangkas rambut dadakan, lahir pada tanggal 30 oktober 1986 pada hari kamis kliwon yang damai, memiliki impian untuk menyelamatkan dunia dari kesalahan genetika parah (severe genetic disorder, Abb. SGD) yang membuat anak seorang priyayi menjadi pembunuh berdarah panas.

Kesimpulannya: YA, lima hal aneh tentang saya itu memang ada. Bahkan mungkin bisa saja lebih, atau kurang. Tergantung, karena kadang ada orang-orang yang hobi mengklasifikasikan beberapa hal menjadi satu golongan besar.

Seperti : Hobi menggunting kuku menghadap utara di kamar mandi, kegiatan mengkoleksi rambut-rambut yang terurai di shower kamar mandi kolam bernang di suatu gelanggang remaja di Guang Xou, atau hobi mentitrasi (dalam hal ini misalnya PEMBAKUAN NaOH) di toilet Himpunan Mahasiswa Farmasi Ars Praeparandi adalah bisa saja dikelompokkan menjadi KEANEHAN DI KAMAR MANDI.

Hm! baiklah mari kita menuju hal-hal yang mendekati judul postingan ini.

*menarik napas dalam-dalam sembari membetulkan poni yang terburai*

LIMA HAL ANEH TENTANG SAYA

Satu.
SAYA BENCI TERONG. Buenci sebenci-bencinya melebihi kebencian saya terhadap jeroan komodo. Karena barang itu berwarna ungu. Walaupun sebenarnya anggur pun juga ungu, begitu pula dengan kol ungu, balon ungu maupun violet ungu. Tapi tidak ada dari mereka yang kalo dimasak menjadi berwarna ungu kelabu, dengan tekstur kisut dan basah. Yang menyajikan sensasi menggetarkan sehingga membuat saya ingin mengenyahkannya dengan segera dari papila-papila lidah saya yang suci.

Dua.
SAYA SUKA MENCABUTI BULU KAKI TEMAN LELAKI SAYA DAN MEMBUAT IA MENDERITA KARENANYA. siapapun dalam kondisi apapun. Tentu saja dengan parameter keakraban yang saya buat sendiri. jadi untuk para lelaki di luar sana yang merasa punya bulu kaki,… …. … … rawatlah baik-baik.

Tiga.
Sederhana! too hot to handle. too beautiful to let go. juga (akan) mampu meracik obat antimual yang ampuh demi memenuhi tuntutan masyarakat sekitar (Society demand, Abb. SD)

Empat dan Lima.
*mengacu pada pernyataan di paragraf tiga*
Seringkali, dalam keadaan sadar ataupun tidak sadar terjebak dalam komunitas yang membuat saya menghasilkan kerutan dahi 32,8634 kali lebih banyak dari biasanya. Dan mendapati diri menangis sambil berguling-guling di tanah rantau terdiam dengan bahu bergetar karena menyesali hal-hal yang dibahas pada siang harinya.

Hal-hal itu dapat berupa:
1. Bermain abc pancasila untuk huruf terakhir nama band, untuk nama teman (serta biodatanya)
2. Dialog-dialog:
D: Wulukeke blubahcurupukuku?
L: Cocorot, samengcuelblwbyek.
D&L: tertawa bersamaan.

Begitulah, lima hal aneh tentang saya, gadis yang bernyanyi ketika burung-burung pagi tertawa.

FAMILY CUT

January 29th, 2006 by lapitayu

waktu menunjukkan pukul 00:49

seorang gadis manis berwajah (agak) bengis terpaku
memandangi layar komputernya dengan pasrah, nanar dan kosong (kombinasi dari
ketiga ekspresi tersebut: kira-kira saja sendiri bagaimana tampangnya)

yah~ karena bagaimanapun di layar komputer pun dia bisa
mengaca

dan memandangi fragmen terbaru dalam wajahnya

yang nyata-nyata sangat berperan sebagai pembeda antara
wajah dulu dan sekarang

P-O-N-I

karya terbaru ayahanda tersayang, ayah satu2nya di dunia
fana ini

yang tidak miring seperti anak normal (gaul) jaman sekarang
(yak ayo ayo miringkan bahu, nyengir dan pandang kameramen dari sudut mata,
satuuu duaaa tiii.. CEKLIK!! dan anda mendapatkan stereotip foto agj,
eheheheheheheheh: no hard feeling, gaulgirls)

melainkan lurus

seperti oshin (sotoy: tidak ingat betul apakah oshin itu
berponi atau tidak)

yah pokoknya cukup membuat perbedaan berartilah

perbedaan yang membaik atau memarah? entah. ANDA YANG
MEMILIH, ANDA YANG MEMUTUSKAN (what a happening
combination: girl with a new bang and an idol syndrome)

karena -bagai tidak cukup dengan memotong poni saja-
ayahanda tercinta juga memotong bagian belakang rambut sang gadis korban (mode)

membuat semacam "cukilan" rambut yang akhirnya
-melalui tampak samping- membuat potongan rambutnya terlihat seperti Nyonya Carol
Brady dalam serial Brady Bunch taun tujuh puluhan

ada yang ingat? Let me remind u:

Carol_brady

HHHHH~ stunning isn’t it? *maaf yang versi lain ga ada yg sejelas ini- jadi harus kealang aksesoris PDA2an*

Anywaaaaaay tadi saya dengan dua buah Andy/i, sebuah Sasha,
Andrew, Iman dan setengah porsi Gina pulang dari pensi pertama Labschool
Kebayoran. Namanya Solitude, singkatannya apa tak satu pun dari kami ada yang
ingat. Temanya (tentunya) jazz, menghadirkan Maliq, Tompi, Andien, Mbak Bertha,
Band Desa yang canggih abis namun divokalisi (?) oleh Bagus Netral (?!!)

kurang sakti apaa?! Keren si, lumayan. Walopun kesan
kekeluargaan di dalamnya sangat kental, secara banyak mamah-mamah sama
papah-papah yang datang ingin menonton anaknya pada syoh (show) -memang sejak dahulu Labschool Kebayoran dikenal sebagai sekolah yang unsur kekeluargaannya cukup kentara-

tapi welldone, adik-adik! (huhuhuhuhuhuhu terharu)

life’s good

January 25th, 2006 by lapitayu

yah setelah balik dari perjuangan di tanah buangan pada postingan sebelumnya, kira kira kesimpulan apa yah yang bisa saya ambil tentang kehidupan saya
bahwa ternyata.. haaah

Intoxicated




In the sky the birds are pulling rain,

in your life a curse has got a name,
makes you lie awake all through the night
that’s why.
She’s intoxicated by herself,
everyday she’s seen with someone else,
and every night she kisses someone new
never you.
You’re waiting in the shadows for a chance,
’cause you believe at heart, that if you can,
show to her what love is all about,
she’ll change.
She’ll talk to you with no one else around,
but only if you’re able to entertain her,
the moment conversation stops she’s gone,
again.

ya, saya memang masih harus belajar dari banyak orang tentang banyak hal.

life’s a funny -yet exhausting- thing to think about.

i wish you guys to have a wonderful journey like mine.

terimakasih untuk Kings of Convenience yang telah bersusah payah membuat lagu2 soundtrack hidup saya. (ini lirik juga dari dua homo sapiens jenius itu, lagunya toxic girl)

balada di tengah angkara

December 25th, 2005 by lapitayu

Behind_enemy_lines_1ALERT!! ALERT!! ALERT!! MAYDAY!! MAYDAY!! PAYDAY!! (payday?)

UAS telah menjelang, UAS telah menerjang!

This is Laras A. Pitayu agent 10703055, reporting straight from behind the enemy line.

Well, kami-kami dari farmasi kampus ganesha tanggal 3 Januari masih ada ujian menyempil-nyempil centil bernama biokimia~ dan ujian-ujian perbaikan sialan di hari-hari berikutnya

denger-denger rakhiyat-rakhiyat Universitas Indonesia baru saja mau mulai, kawula institusi surabaya juga begitu ternyata, sesepuh kita di kampung hitler juga tampak idem ripuhnya (hee~ ngga ya bu? maap kalo sotoy..)

bagaimana dengan rekan seperjuangan yang lain?

aaaaah, Nasib! ijinkan kami melepas ikat pinggang dan menggantinya dengan piyama nyaman~ mengendurkannya saja sudah tak berarti lagi ternyata!

untuk semua rekan sesama tentara dan tentari, akademisi serta akademisa di seluruh nusantara dan nusantari: jangan berhenti! kita jelang ia, kita terjang ia!!

UAS? Hiaaaaaaaatt!!! *meloncat serupa ninja-girl diatas fotokopian*

JE SUIS PERSONA GRATA! dan anda akan tahu bagaimana merangkai kolesterol

December 15th, 2005 by lapitayu

ASETAT > asetil CoA > asetoasetil CoA > betahidroksi-betametilglutaril CoA > ASAM MEVALONAT > asam 5-fosfo  mevalonat > asam 5-fosfo 3-pirofosfo mevalonat > 3-ISOPENTANIL PIROFOSFAT > 3,3-dimetil pirofosfat > geranil pirofosfat > farnesil pirofosfat > SQUALENA > oksidosqualena > (intermediet ion karbonium) > sikloartenol > lanosterol > KOLESTEROL
sisa
sisa
farmakognosi
tadi
pagi

yah walau tidak di lembar ujian setidaknya bisa saya tulis disini.
hidup JE SUIS PERSONA GRATA!
heheheheheheheheheh >:}

No Such Thing as a Perfect Gentleman?

December 9th, 2005 by lapitayu

Saya kesal dan benci.

Frustasi juga prihatin.

Sama seorang pengendara motor yang secara kebetulan memakai jaket Himpunan Mahasiswa Yang Berlokasi Dekat Parkiran Sipil ITB. (Himayaberdeparsip ITB)

Yang pada hari Kamis 8 Desember 2005 kemarin telah, tidak hanya merusak pagi saya yang indah, tapi juga mobil saya.

Kejadian dramatis yang berhasil menumpahkan beberapa mili air mata saya itu terjadi di depan pintu masuk parkiran seni rupa.

Lampu sen sudah nyala- entah kenapa pas idung mobil udah hampir nyampe ujung pintu masuk parkiran sr, eh ada mas-mas ,yang roman-romannya mungkin pada pagi itu akan merasa rugi luar biasa jika harus mengerem untuk menghindari benturan dengan mobil saya.

Dan benturan itu terjadilah.

BRRAAKKKKK!!

Tepat di samping pintu supir dengan suara yang begitu sangat kerasnya hingga sempat bikin saya sangat shock dan gemetar tidak terkontrol di mobil, sendirian.

Hal lain yang lebih mengesankan dari pengendara motor itu adalah bahwa setelah tabrakan kecil itu terjadi,

DIA KABUR!

Meleleh langsung rasa hormat saya pada jaket yang dia kenakan pagi itu. (maaf ya, tapi emang)

Atulaah~ baret ato lecetnya ya terserah deh da namanya juga tabrakan, emang udah pasti baret udah pasti lecet mu diapain lagi. Tapi KABUR? for god’s sake: itu teh beneran yang bawa motor lelaki?

Beneran ini mah: silahkan ngomong apapun tentang betapa susah dan lamanya menjalani os disana, harus dateng malem2, perjuangan2 melelahkan dan segala cerita kegiatan heroik lainnya.

Terserah lah. mungkin memang disana dia berani, punya integritas tinggi, banyak berkontribusi dan melakukan what-so-ever romantic thingy lainnya.

Tapi yang saya yakini tentang pemakai jaket itu kemarin pagi:

He didn’t have a brave ass to stop and apologize to me as an intelligent gentleman.

KESSSAAAAAAL!

%$$@%$#%$#@!!!%*&^%%$%R%$#@!!!!!!

poisoned? oh not again!!

November 28th, 2005 by lapitayu

Dj_amoer_3

kedua kalinya dalam semester ini.

saya: Laras A. Pitayu
terkena interupsi racun.

Racun berupa jamur ~ yang nama ilmiahnya saya tidak tahu apa, karena kebetulan di TKP tidak tersedia mikroskop maupun handbook yang sesuai.

jamur, yang terdapat pada kueh kaastengel sisa lebaran yang tampaknya memang sudah tidak lagi dijamah oleh empunya
AKAN TETAPI
dengan liar dan hingarbingarnya dilahap oleh diriku. *tolonglah mengerti pola pikir dan pola konsumsi mahasiswi rantau nan rupawati*

kunyahan pertama..
“nyem nyem”
kunyahan kedua..
“gila keju edamnya kuat juga ini, ampe kerasa ada alkoholnya gini! canggih juga! lidah ampe kejot2 gini terasa!”
kunyahan ketiga..
“tunggu! bukanlah hal yang lumrah jika terjadi fermentasi di kueh keju lebaran!”

pada kunyahan keempat sesungguhnya saya sudah menyadari bahwa di dasar sang kueh keju nyata-nyata terdapat bercak hijau pupus yang warnanya sesuai trend musim gugur di milan
namun entah apa yang merasuki saya sejam lalu, saya embat juga potongan kaastengel itu dalam sekali lahap!

“gluk2gluk2″ *bagaimana mendefinisikan bunyi berkumur yang benar sih? kata2 disamping bagi saya terdengar seperti saya sedang menelan sesuatu*
untungnya tidak tertelan

karena saya memutuskan untuk menetralisir jamur tadi dengan minum listerin

~sesuai saran sang empunya kueh (atika rimainar 10703049)

listerin? *baru sadar kalo itu merupakan langkah penyelamatan yang tidak nyambung*

duh~! saya kok mulai meragukan kemampuan-intelektual-farmasetika yang saya bina dua taun belakangan ini..

hix.