si sirik

There’s no such thing as perfect life.
No such thing as perfect hearted virgin

Bloody shit.

Jadi begini, saya teh sedang berandai2 mengenai sifat manusiawi manusia yang seyogyanya dimaklumi. Tapi sifat ini sebenarnya adalah sifat tercela!

Sirik.

Agak2 serem juga ternyata mengetahui bahwa di sekitar kita banyak orang yang mempunyai tabiat bagai musuh Juwita (apakah anda dulu merupakan pembaca majalah anak legenda yaitu BOBO?)

Kasus-kasus yang sedang atau baru2 saya alami:
1. Sekelompok orang yang tidak suka dengan sekelompok orang lainnya dengan alasan yang sebenarnya kabur. Seperti: kesuksesan2 kelompok maupun hal2 tertentu yang didapat bersama seperti akses-akses, networking maupun nomer2 telepon org2 penting (hehehehehehehehehehe)
2. Seseorang yang suka mempunyai rasa sebal tak terjelaskan (unexplainable dislike) terhadap rekannya yang notabene pada kehidupan sehari2nya adalah berstatus teman. Bukan teman yang biasa2 saja lagi! Teman yang mampu bilang ke satu sama lain kata2 ‘that’s what friends are for’. ‘That’s what friends are for’ my ass.
3. Seseorang lain yang berstatus sebagai dosen ataupun senior yang tau2 dengan tidak biasanya memberikan tatapan sinis atau kata2 nyinyir hanya karena seseorang lain yang berada dalam posisi lebih minor memakai sepatu warna emas ataupun menggunakan pita-imut-lucu sebagai ornament di bajunya

Bah! Saya mulai berpikir, adakah toleransi untuk sifat-yang-negatif-tapi-manusiawi ini?
Jangan2 sifat ini memang pasti akan menyelempit di suatu tempat di hati.
Yang entah kapan pada suatu masa akan membludak keluar dan begitu keluar akan sangat susah distop.
Atau jangan2 ini merupakan PKP alias Penyakit Khusus Perempuan – mengingat semua oknum yang terlibat di dalamnya adalah Homo sapiens bergamet xx

Yah kalo sudah begitu apa boleh buat. Rasa2nya aman2 saja dipelihara di hati asal tidak sampai menimbulkan kerugian apa2 bagi siapapun. Paling kalo disimpen kelamaan bisa bersifat korosif bagi hati sang penyirik.

hohohohoho

Shit happens, my friend!

Leave a Reply