Archive for September, 2005

malaikat malaikat farmasi

Friday, September 23rd, 2005

Kami yang namanya tertulis di bawah ini:

brn-lrs-dot-tka-ang-bga-vda-cocoenthdrmn

menyatakan bahwa BENAR ADANYA kami telah melakukan penyelamatan hidup, jiwa dan masa depan seekor Felis domesticus pada:

Hari/tanggal : Senin, 19 September 2005

Jam             : 08:30 - 11:00

dengan cerita sebagai berikut :

"ngeong ngeong Nge~~~~o~ng..". mendengar bunyi lirih makhluk yang diduga kucing itu hati rekan BRN tergugah. Iapun ~sembari ke toilet, membeli tempe mendoan untuk sarapan, dan melakukan kegiatan2 lain yang mendukung peningkatan potensi akademik~ menengok keluar ruangan 9012 dan menghampiri sungai kecil got yang ada di depannya

"ah" desah BRN dalam hati "betapa malangnya makhluk tak berdosa ini" dengan penuh kelembutan, kasih sayang seorang ibu dan volume otak yang setara dengan Pitecanthropus erectus, BRN pun mengangkat kucing tersebut dari got sedalam 17,257 cm dan membiarkannya mengonggok di samping got sambil berbasah2 di pagi dingin sumsum itu.

"NGEONG NGEONG NGEONNNNK!!!" beberapa saat setelah upaya penyelamatan tanggung yang dilakukan rekan BRN, kucing tersebut tetap saja mengeong, bahkan apabila eongannya dianalisa secara mendalam, suaranya cenderung menyatakan kepedihan dan kesusahan.

Kami-kami yang ada di dalam ruangan 9012 pun menjadi gundah sambil berusaha sekuat tenaga untuk tetap berkonsentrasi memahami prinsip-prinsip spektroskopi UV/VIS. "ah, mungkin kucing itu hanya berusaha bernyanyi untuk menjaga kehangatan tubuhnya" kata kami berhipotesa.

TERNYATA hipotesa kami salah adanya! karena eongan kucing tersebut lama kelamaan fade away sebelum akhirnya tak terdengar samasekali. Seusai kuliah, tergopoh-gopoh kami menghampiri makhluk lemah itu dan kaget ketika menemukan bahwa sang kucing telah menggigil dengan hebatnya hingga tak mampu bersuara!

Oh, kami mulai meyalahkan satu sama lain, merasa gagal memberi perlindungan, merasa bersalah pada orang tua, kekasih dan dosen wali, merasa bahwa hidup ini benar-benar tidak adil dan merasakan hal2 tidak nyambung lainnya. Singkat kata, kami pun berusaha membawa kucing tersebut ke tempat lain yang lebih hangat dan layak tinggal.

Kami memilih suatu tempat di sebelah tangga basement farmasi dekat pertigaan gedung bengkok sebagai lokasi persemayaman sang kucing. Kami memilih tempat tersebut dengan pertimbangan bahwa di tempat itu sinar matahari kaya tercurah, selain itu tempat tersebut cukup sering dilalui orang-orang, sehingga akan mudah menyelamatkan kucing tsb apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Kami pun memberi perawatan semampunya kami:

memberikan tissue beberapa lapis sebagai selimut kucing (LRS)

memberikan nugget ikan dan mencuil-cuilnya menjadi partisi-partisi yang mudah dimakan oleh kucing berdimensi 30×15x10 cm (DOT)

teriak "ih..ih..ih..!" dengan lengkingan 1000 desibel dengan tujuan untuk menjaga kucing itu dalam kondisi sadar dan waspada (TKA)

berdoa dalam hati dari kejauhan (ANG BGA VDA)

setelah cukup yakin bahwa kucing tersebut dalam kondisi yang nyaman, kami pun melanjutkan perjalanan pendidikan menuju gedung TVST.

sepulang kami memperkaya wawasan dari TVST, kami tentu saja langsung mampir ke tempat kucing tersebut.

"ngee..HUAACIH..ong!" HAH! kami kaget bukan buatan ketika kucing yang tadi kami selamatkan bersin dengan begitu frontal ketika hendak dipegang oleh rekan BRN (memang kucing bisa alergi bulu? pikir saya). oh pikiran saya salah, ternyata kucing tersebut terkena influenza setelah kecemplung tadi paginya.

Yah, walaupun sembari bersin-bersin begitu, kucing tersebut ternyata cukup fit untuk berlari-lari kecil menghindari tangkapan kami. Syukurlah dia telah sehat..

EH!!! tapi ternyata kucing tersebut justru membahayakan dirinya dengan cara lain!! dia bermain-main di tangga dan… sreeek, kucing tersebut terpeleset dan nyaris jatuh!! tubuhnya hanya bertahan dengan satu atau dua kaitan cakarnya pada tebing batu disamping tangga tersebut.

Kembali hati kami ketar-ketir, apalagi kami tidak berani memegang kucing tersebut, terutama karena berita flu burung yang sedang tersebar. Namun di satu sisi rasa kemanusiaan kami terketuk.. Akhirnya..

BRN: berusaha menyelamatkan kucing dari balik tangga

LRS-TKA-DOT-VDA-ANG-BGA-VDA: ih… ih… ih… ih…!!!!

-penyelamatan tidak berhasil, kucing semakin menjatuh-

BRN-LRS-TKA-DOT-VDA-ANG-BGA-VDA: ih… ih… ih… ih… ih…!!!!

LRS: mas-mas tolong dong angkat tu kucing (backsound : ih-ih-ih)

COCOENTHDRMN: (dgn gaya kewl mengangkat kucing tersebut dan membawa kucing tersebut pergi dari lengkingan wanita)

cerita selesai. kucing terselamatkan.

MORAL CERITA DI ATAS:

1.sayangilah sesama makhluk hidup

2.buatlah tulisan yang panjang apabila anda sedang mendownload sesuatu yang bermemori besar dan ingin mengisi waktu dengan hal-hal yang berguna

belajar beul!

Thursday, September 8th, 2005

kadang harapan kaya istana pasir ya
gampang dibangun trus gampang diancurin lagi

sepertinya orang harus berstrategi bahkan untuk menaruh harapan sekalipun

seperti berharap mempunyai pemahaman kefarmasian yang baik
tapi ketika beberapa kali mengikuti kuliah2 biadap itu semua angan yang indah2 luluh lantak terkena ombak realita

biyuh!

brengsek dunia! *ih, umpatan murahan macam apa itu?*

jadi ingat tujuan awal saya masuk farmasi: Mau menyelamatkan dunia dari kesalahan genetika..
yang waktu saya kasi tau ke saubat fiksi dia lantas langsung mengeluarkan ikon orang berwajah hijau (memang kami berkonversasi via yahu mesenjer dan memang saubat fiksi suka ga sopan terhadap cita2 orang: hehehehehehehehe)

well maap maap aje brur kalo kita keren…

Hihihihihihihiks *tertawa miriz*

When you try your best but you don’t succeed
When you get what you want but not what you need
When you feel so tired but you can’t sleep
Stuck in reverse

And the tears come streaming down your face
When you lose something you can’t replace
When you love someone but it goes to waste
Could it be worse?

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

And high up above or down below
When you’re too in love to let it go
But if you never try you’ll never know
Just what you’re worth

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Tears stream down on your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down your face
And I

Tears stream down on your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down your face
And I

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you.

si sirik

Wednesday, September 7th, 2005

There’s no such thing as perfect life.
No such thing as perfect hearted virgin

Bloody shit.

Jadi begini, saya teh sedang berandai2 mengenai sifat manusiawi manusia yang seyogyanya dimaklumi. Tapi sifat ini sebenarnya adalah sifat tercela!

Sirik.

Agak2 serem juga ternyata mengetahui bahwa di sekitar kita banyak orang yang mempunyai tabiat bagai musuh Juwita (apakah anda dulu merupakan pembaca majalah anak legenda yaitu BOBO?)

Kasus-kasus yang sedang atau baru2 saya alami:
1. Sekelompok orang yang tidak suka dengan sekelompok orang lainnya dengan alasan yang sebenarnya kabur. Seperti: kesuksesan2 kelompok maupun hal2 tertentu yang didapat bersama seperti akses-akses, networking maupun nomer2 telepon org2 penting (hehehehehehehehehehe)
2. Seseorang yang suka mempunyai rasa sebal tak terjelaskan (unexplainable dislike) terhadap rekannya yang notabene pada kehidupan sehari2nya adalah berstatus teman. Bukan teman yang biasa2 saja lagi! Teman yang mampu bilang ke satu sama lain kata2 ‘that’s what friends are for’. ‘That’s what friends are for’ my ass.
3. Seseorang lain yang berstatus sebagai dosen ataupun senior yang tau2 dengan tidak biasanya memberikan tatapan sinis atau kata2 nyinyir hanya karena seseorang lain yang berada dalam posisi lebih minor memakai sepatu warna emas ataupun menggunakan pita-imut-lucu sebagai ornament di bajunya

Bah! Saya mulai berpikir, adakah toleransi untuk sifat-yang-negatif-tapi-manusiawi ini?
Jangan2 sifat ini memang pasti akan menyelempit di suatu tempat di hati.
Yang entah kapan pada suatu masa akan membludak keluar dan begitu keluar akan sangat susah distop.
Atau jangan2 ini merupakan PKP alias Penyakit Khusus Perempuan – mengingat semua oknum yang terlibat di dalamnya adalah Homo sapiens bergamet xx

Yah kalo sudah begitu apa boleh buat. Rasa2nya aman2 saja dipelihara di hati asal tidak sampai menimbulkan kerugian apa2 bagi siapapun. Paling kalo disimpen kelamaan bisa bersifat korosif bagi hati sang penyirik.

hohohohoho

Shit happens, my friend!