Archive for July, 2005

The Space Between

Saturday, July 30th, 2005

You cannot quit me so quickly
Is no hope in you for me
No corner you could squeeze me
But I got all the time for you, love

The Space Between
The tears we cry
Is the laughter keeps us coming back for more
The Space Between
The wicked lies we tell
And hope to keep safe from the pain

But will I hold you again?
These fickle, fuddled words confuse me
Like ‘Will it rain today?’
Waste the hours with talking, talking
These twisted games we’re playing

We’re strange allies
With warring hearts
What a wild-eyed beast you’ll be
The Space Between
The wicked lies we tell
And hope to keep safe from the pain

Will I hold you again?
Will I hold…

Look at us spinning out in
The madness of a roller coaster
You know you went off like a devil
In a church in the middle of a crowded room
All we can do, my love
Is hope we don’t take this ship down

The Space Between
Where you’re smiling high
Is where you’ll find me if I get to go
The Space Between
The bullets in our firefight
Is where I’ll be hiding, waiting for you
The rain that falls
Splash in your heart
Ran like sadness down the window into your room
The Space Between
Our wicked lies
Is where we hope to keep safe from pain

Take my hand
‘Cause we’re walking out of here
Oh, right out of here
Love is all we need, dear

The Space Between
What’s wrong and right
Is where you’ll find me hiding, waiting for you
The Space Between
Your heart and mine
Is the space we’ll fill with time
The Space Between…

————————————————————————–

hii lirik lagunya bikin saya merinding

*status:ingin pulang ke bandung, come to where the flavor is*

pacar baru kekasihku

Friday, July 29th, 2005

telah terlibat anak manusia Laras Ajeng Pitayu dalam suatu pembicaraan malam dengan kekasihnya.

tentang Laras yang sedikit pundung, karena merasa kalah prioritas dengan perempuan lain. merasa dinomorduakan. Namanya Pertiwi.

Sudah sepuh, middle age lah. Lahir taun 45an.

*iri*  >:|

karena beliau banyak dibelain, banyak dicintain, sama orang2 hebat.

akhirnya saya bilang sama kekasih saya:

" He, lelaki itu punya 3 ibu yang harus dibela tauk:

ibu kandung

ibu anak2nya

dan ibu pertiwi"

Kekasih saya lantas manggut2 (kedengaran melalui telepon)

tapi belakangan saya sadar

saya kan bukan ketiganya!

damn.

heu, boleh ga si bikin buku Catatan Harian Seorang Kekasih Demonstran?

*tapi saya cinta kok sama indonesia!

namanya juga perempuan, mana tahan dapet saingan*

:’)

Thursday, July 28th, 2005

I’ve got another confession to make
I’m your fool
Everyone’s got their chains to break
Holdin’ you

Were you born to resist or be abused?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?

Are you gone and onto someone new?
I needed somewhere to hang my head
Without your noose
You gave me something that I didn’t have
But had no use
I was too weak to give in
Too strong to lose
My heart is under arrest again
But I break loose
My head is giving me life or death
But I can’t choose
I swear I’ll never give in
I refuse

Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Has someone taken your faith?
Its real, the pain you feel
Your trust, you must
Confess

Is someone getting the best, the best, the best, the best of you? Oh…

Has someone taken your faith?
Its real, the pain you feel
The life, the love
You die to heal
The hope that starts
The broken hearts
Your trust, you must
Confess

Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?

I’ve got another confession my friend
I’m no fool
I’m getting tired of starting again
Somewhere new

Were you born to resist or be abused?
I swear I’ll never give in
I refuse

Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Has someone taken your faith?
Its real, the pain you feel
Your trust, you must
Confess
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Oh…

jadi orang tua macam apa kita nanti ya?

Thursday, July 28th, 2005

malam ini saya habis mengadakan konversasi dengan sobat doti

seperti biasa racauan kita di telpon memang suka ngelantur kemana2: ada hal2 yang tadi sepintas disinggung2 sama kita berdua, yaitu tentang keluarga.

ada jenis keluarga yang akrab dan mesra, tapi ada juga tidak akrab, saling asing satu sama lain (saya teringat salah satu cerita tentang keluarga yang sering tersebut2 di sekitar telinga saya)

sederhana ya, dengan gampang kita bisa liat bagaimana dan kemana suatu keluarga berkembang dari generasi selanjutnya, maksudnya dari anak2nya. kita sering nilai orang atau kasian sama orang karena latar belakang keluarganya.

kasian dengan diam2, atau absolut. diam2 maksudnya begini, kita ga nunjukkin kalau kita prihatin sebenarnya dengan cara orang tua mereka memperlakukan anak2nya. bagaimana orang tua tersebut telah membelokkan pikiran (ya pasti dari sudut pandang kita lah kalo pikiran itu lain dari seharusnya) dan akhirnya belokkan pikiran itu berkembang menjadi suatu attitude yang selamanya si anak terapkan di masyarakat.

dari konversasi malam dengan sobat doti tadi saya jadi berandai2: nanti akan mencetak orang yang bagaimana ya saya?

sabar?

pasrah?

ceria?

kaku?

arogan?

sederhana?

haaaaaah merinding euy mikirinnya

mending sekarang cari komik lagi

hehehehe

liburan man, liburan!

peace!

words that wearable ~ hehehe

Wednesday, July 27th, 2005

Hadah hadah

*sambil geleng2 kepala bergaya bak seorang kakek menanggapi generasi muda*

Orang orang kok ya pada mengklaim bahwa orang lain ada pada kelompok2 tertentu yang ngga banget atau melakukan hal2 yang dibilang aneh, tidak biasa atau justru ‘tipikal banget’ (baca: STD)

Yang familiar dan sering2 terdengar tu misalnya antara saya dan kawan2

Adalah bahwa kami mengelompokkan orang2 bertipe anak gaul

Dengan:

Poni miring (atau poni dora)

Baju2 serba pink dan baby blue

kalo nulis sms hurufnya GedE keCiL gEde KeCil (hiiiiiiiih geuleuh)

Dengan

gaya

ngomong yang digaul2kan dan diseret2

*bisa diikuti dengan baik oleh laras juga doti – boleh ditanya sekeluarnya kita dari dunia maya*

Atau embak2 gaul (dikelompokkan oleh kekasih)

Dengan:

Sepatu lancip highheels

Rukmini

Rambut panjang item kaya diribonding (mirip model iklan sampo ‘sutramatahari’)

Dan suka stand by di pinggir2 dago sambil cekikik2 ‘kik kik kik”

Padahal emang kenapa si

Justru kalo dipikir2 ko jadi sepertinya kami (baca: saya) jadi yang sombong.

Seenak-enak jidat dan udel bodong mengkotak2an orang2

Seperti kita sendiri special

Seperti mereka ; yang dikelompokkan tadi adalah orang2 tidak kreatif yang gapunya gaya2 lain selain gaya2 yang tadi kita kelompokkan

Saya jadi gerah sendiri

Bukannya mu ngebela orang dengan

gaya

gaul

Atau

gaya

jadul

Atau

gaya

gerak listrik maupun

gaya

gravitasi

Dan bukannya gangerti bahwa ada suatu image kecantikan yang sengaja dibentuk oleh para produsen yang akhirnya menentukan pendapat massal mengenai apa itu cantik, gaul, keren dan hal2 happening lain.

Tapi sebenarnya yang saya pikir2kan adalah

Gapenting tauk

gaya

orang mu gimana!

Mu Mohawk ke

Ato harajuku style ke

Ato yang semuanya mahal (serba lui fitong, serba syanel ato ivs sang lourang)

Ato yang semuanya murah (lui fitong palsu, syanel bikinan, ivs sang lourang abal)

Terserah orangnya aja kenapa! Selama mereka ga bikin polusi dan ga ngeganggu orang mah ya sok aja atuh mu pake ban karet juga kemana2

Yang penting itu:

Justru cara mereka menilai orang lain

Walopun lulusan MIT ato Mont Pellier

Tapi kalo bilang orang laen ga punya otak dan kepribadian yang oke

Cuma gara2 orang itu pake celana kulit pleus sepatu vinil oranye setrip2 ungu metalik mah sama aja dong : ga punya otak dan kepribadian oke juga

Hehehehe tapi ini

kan

cuma pendapat sayaa

Jadi sebenernya kenapa atuh ya kita mesti dandan? Udah aja kalo gitu mah pergi ke kampus pake daster ikan pari nan adem dan sandal kamar kuda nil (contoh bisa ditilik di beta 11 cigadung - hehe piss tik)

Buat saya sih: dandan untuk kenyamanan diri saja, untuk menimbulkan rasa aman dan enakeun terhadap lingkungan. Tentu tanpa terjebak dengan pendapat pasar tentang penilaian fisik. Supaya ga kehilangan identitas juga. hehehehe

I am what I wear, not what you think I wear

Ya udah atuh, saya permisi dulu

Salam gembira dan semoga liburan anda lebih menyenangkan dari liburan saya!

Tuesday, July 26th, 2005

Jane_goodall

Stay as sweet as you are,
Don’t let a thing
Ever change you.
Stay as sweet as you are,
Don’t let a soul
Rearrange you.

Don’t ever lose
All the charm you possess,
Your loveliness, darling,
The way you say "yes".

Stay as sweet as you are
Discreet as you are,
You’re divine, dear.
Stay as grand as you are,
And as you are,
Tell me that you’re mine, dear.

Young and gay or old and gray,
Near to me or afar,
Night and day I pray
That you’ll always stay
As sweet as you are.

dan sekarang tahu2 saya jadi romantis

heeeuuuuh liburan yang aneh

hipokrasi vs birokrasi

Tuesday, July 26th, 2005

gila!

laras ajeng pitayu: (why do i pick the color anyway?)

yang awalnya telah mentahbiskan diri untuk menjadi orang yang tidak ingin memiliki suatu tempat di mayantara untuk menuliskan kehidupannya sehari2 sekarang telah memilikinya!

suatu blog! BLOG! blog.. b l o g

menyedihkan betul rupanya kehidupan saya ya! saya sampai2 harus mencapai suatu titik dimana saya harus mematahkan janji saya kepada diri sendiri ~ mungkin saking ga ada kerjaannya ya?

atau saking haus perhatian dari kalian para penghuni dunia saiber (oh my god! krisis eksistensi rupa-rupanya)

atau mungkin frasa ‘kalian’ diperspesifikasi menjadi kata lain yang juga berirama dengan ‘kalian’ yaitu ‘aan’ ~fufufufufufu

atau mungkin ga ada sebab2 tertentu. semuanya mengalir dengan alami = tahu2 ada, tahu2 sudah sampai dengan begitu saja. tahu2 saya sadar bahwa sebenarnya kita tidak pernah betul2 memahami sebab2, bahwa kita hidup di dunia tanpa sebab-sebab!!

hihihihi : the hell i care!

kita lagi liburan, boy! persetan dengan janji2! apalagi dengan diri sendiri: itu kan bisa kompromi

peduli amat juga, tentang sebab-sebab

atau akibat-akibat

jadi pokoknya tahu2 saya mendapati diri saya telah nangkring dengan manisnya di depan komputer tua di suatu rumah manis depan turunan dekat kuburan di bilangan tanah kusir sedang menulis postingan pertama untuk menjadi bacaan orang2 kurang kerjaan yang mau tau aja kehidupan orang lain! hehehe.

ya sudah lah, apa lagi sih yang biasanya orang-orang tulis di blog mereka? apapun itu, saya ga akan melenceng dari pakem yang sudah disepakati sebelumnya

kita mulai dari yang wajar2 saja:

saya sebenarnya lagi rada2 kesel, karena komputer saya tadi sedikit lemot. rasa-rasanya lama saya menunggu sampai blog ini terealisasikan adalah sekitar satu-setengah jaman sendiri

saya jadi gemas

jangan-jangan itu tadi sebenarnya pertanda untuk saya supaya batal mengingkari janji

hehe maaf, kalo masih cerita ini masih juga diwarnai oleh keragu-raguan. saya akan menghentikan ini sekarang juga (setelah pamitan)

ya sudah ya!

semoga blog ini menjadi tempat sampah yang penuh warna, menyenangkan dan enteng2 saja. amin

salam,

Laras A. Pitayu